Showing posts with label Ceritaku. Show all posts
Showing posts with label Ceritaku. Show all posts

Sunday, March 31, 2013

Ada Yang bocor dan kosong

Sekedar ingin menyapa halamn blog yang sudah lama tidak terisi,karena kesibukankah, atau inspirasi yang menghilang.  mungkin karena susi si laptopku yang menghilang karena dia bukan reskiku lagi.  seperti kehilangan teman,tapi itu cuman sesaat.  semua ada waktunya jangankan barang orang yang kita cintai pun akan pergi ketika Allah menghendaki.  Makassar hari ini betul betul sangat panas. Kipas angin yang berputar bukan meniupkan udara sejuk malah meniupkan hawa panas luar biasa.  Bukan mengeluh hanya ingin bercerita saja.

Sudah seminggu di makassar dalam rangka menghadiri pernikahan senior FKM di Barru hari minggu kemari, semalam pulang dari gowa dengan mobil baru dibeli kakaku (mobil bukan baru lagi).  Lima menit meninggalkan daerah pao-pao menuju ke hertasning, Hujan mengguyur deras, seharusnya tidak ada masalah.  Namun, yang terjadi adalah kaca mobil bagian belakang tempatku duduk tidak mau naik jadilah kebasahan.  tiba-tiba air menetes dari celah kaca depan, :) kakaku bukan lagi basah tapi basah kuyus seperti habis nyemplung di kolam. HIHI Sedikit menyeramkan,tapi lucu pengalaman pertama dalam mobil tapi kehujanan.  Alhamdulillah sampai dengan selamat di jalan sahabat.
Kemarin malam,seperti ada yang hilang.  Sesuatu yang tiba-tiba saja hadir tiba-tiba. Seperti ada yang kosong.
    

Sunday, December 9, 2012

Senyum.... Simpel

Ini bukan sebuah mimpi, ini nyata kita bersyukur masih bisa tersenyum, bernafas, tertawa, memilih yang kita inginkan dan menjauhi apa yang tidak kita inginkan. aku mulai merasa tidak nyaman dengan kata "kita".  karena ini adalah saya bukan kamu atau siapa-siapa, tapi kita selalu terbiasa dengan kita, jadi biarkan saja begitu. 
Aku merasa tidak seramah dulu, mungkin banyak hal yang kualami hingga jumlah senyumku jika dihitung per hari lebih sedikit dari dulu.  lugu? apa itu yang membuatku tidak tau menempatkan senyum pada tempatnya, Tersenyum itu jangan asal tersenyum sana sini.  Entahlah, setidaknya aku masih bisa tersenyum. 
Tersenyum karena kau ingin, tersenyum karena kau bahagia, tersenyum karena kau ingin dilihat, tersenyum karena kau ingin mengakrapkan diri, tersenyum karena senyum itu ibadah.  Tersenyum banyak sebabnya.
Mungkin tidak ada senyuman yang membuat orang lain sengsara.  tapi mungkin ada senyuman orang lain yang membuatmu cemburu.
Kita dihadapkan pada komunitas yang berbeda-beda, berada di sebuah tempat kerja yang orangnya ramah-ramah atau tempat kerja yang selalu membiarkan senyummu terpantul oleh dinding.  Aku tidak ingin seperti mereka yang membiarkan sedekah itu tidak diperdulikan.  Namun kadang refleksku terlalu cepat dan tidak sempat merespon hanya menatap dan pergi, tapi ini hanya beberapa kali dan itu bukan hal yang kusengaja. 
Aku pernah menulis di twitter yang seperti ini kira-kira bunyinya "Kalau kau tersenyum padakau maka aku akan menilaimu sebagai orang baik."
Kenapa? karena saat itu, saya pulang dari suatu tempat dan naik angkot.  Dalam perjalan ada seorang perempuan mungkin seumuran denganku naik ke angkot yang kutumpangi, dia dengan sumringanya tersenyum padaku, senyum yang sangat ikhlas menurutku.  Mungkin jika ketika itu saya sedih, aku akan melupakan kesedihaku.  Maha besar Allah yang terlah menganugrahkan senyuman pada manusia.
Aku akan lebih banyak tersenyum.....
Walaupun kita tak sebaik yang orang sangkah saat melihat kita, tapi setidaknya ketika kita tersenyum orang itu akan menilai kita tidak sombong dan baik hati.  Dan semoga prasangka baik orang lain pada kita membuat kita lebih baik.
Karena tersenyum akan menularkan energi positif.
Kita bahagia, semoga orang lain disekitar kita juga bahagia.

Thursday, May 3, 2012

Si Cakep


Dia begitu semangat menegeong minta dibukakan pintu.  Menunggu dibawah jendela berharap seseorang meliriknya dan memperdulikannya.  Sejak kehadirannya disekitar rumah kami, pintu tak pernah dibuka agar dia tidak masuk ke rumah.  Bulunya yang putih bersih membuatku selalu ingin memasukkannya ke rumah.  Tapi, ibu tidak membolehkan, kata ibu bulu kucing bisa menyebabkan asama.  Tapi tidak tega membiarkannya kelaparan, memberinya makan di luar saja akhirnya.  Dia begitu lucu, gemuk dengan bulu putih bersih.  Hanya saja hidungnya hitam entah karena sudah merayap kemana.
Aku menyukainya “ kau akan menyukai sesuatu tanpa tahu alasannya, iya kan?”
Kucing itu entah dari mana datangnya.   Pernah semua orang pikir itu kucing tetangga yang minggat.  Ternyata kucing tetangga itu sudah kembali, tapi kucing itu masih ada di rumahku.  Entah sudah berapa lama kucing itu masih bertahan menunggu-dan menunggu untuk di bukakan pintu.  Sekitar 3 minggu, entah kenapa ibu akhirnya memberikannya makan dalam rumah.  Pagi-pagi ibu sudah memberikannya nasi dan ikan, itu berlanjut hingga hari ini.  Dia begiu tangguh, cakep, dan penyayang karena dia tidak pernah marah jika diganggu  hehe.
Kemarin aku menyikat hidungnya, biar tidak hitam lagi.  Trus di mandi.   Belum selesai dibilas sudah mutar-mutar lari.  Akhirnya lantai jadi basah-basah,
(1) Ini dia si Cakep baru habis mandi

(2) Si cakep lagi nyantai















(3) Ini tetangganya cakep

 Tetangganya cakep ini, bersaudara.  tapi ibunya mati seminggu yang lalu, ayahnya entah melarikan diri kemana tidak bertanggung jawan ^_^.  tapi kasian semenjak kematian ibunya mereka berdua mogok makan.  yang sabar yah cing.....

Monday, March 5, 2012

Semagat Baru

 “Kalau aku mati apakah kau akan menagis?”
“Tidak!.”
“Walaupun aku mati?”
“Iya, Tidak!”
(Dikutip dari Drama korea “Thorn Bird” episode 16)

Ya aku suka drama ini, aku suka ceritnya, alurnya, ekspresi penghayatan pemainnya.  Saat aku mendengar percakapan Yoo Kyung dan Young Jo ini. Aku teringat sesuatu dan mengetikkannya di status BB ku.  Entahlah ada yang terlintas dipikiranku, tapi aku tidak tau itu apa.  Sesuatu, yang berkata kalau tidak semua apa yang kau harapkan itu bisa kau miliki tapi kau tidak usah khawatir semua akan baik-baik saja.  Entah kenapa aku akhir-akhir ini selalu mengulang kata aku baik-baik saja.  Apakah aku betul baik-baik saja atau aku berharap baik-baik saja. 
Beberapa menit setelah aku apdate status, beberapa pesan masuk.
  

  

Hahah aku senang aku masih punya teman yang mungkin merisaukanku, ataukah menertawaiku.  Setidaknya mereka masih sempat bertanya. 

Maaf yah teman-teman sering merepotkan kalian, kalian semua teman-temanku yang baik.semua temanku adalah teman yang terbaik. 

Aku bukan tipe galauer yang sering mempublis kegalauaanku, walaupun aku sering galau.  Aku pikir itu manusiawi.  Tapi entah kapan mungkin beberapa hari ini lagi pengen saja mengetikkan status2 gj yang sangat tidak penting.  Asalkan itu tidak melanggar undang-undang. * semoga saja pemerintah tidak berpikir mengeluarkan undang-undang larangan galau*.  Kasian terlalu banyak yang kena. 

Yah semoga saja orang tidak berprasangka yang tidak-tidak, tapi itu si hak mereka tapi aku lebih suka yang bertanya daripada nerka-nerka nda jelas. Hahahah memang penting yah klarifikasi, tidak juga sih.
Aku berpikir apa aku lagi tidak beres yah, heheh biasa mungkin saat usia sekarang adalah saat galauku.  Selesai S1 belum punya kerjaan, setiap kemana-mana dan setiap kumpul dengan keluarga apapun topik pembicaraan akhir-akhirnya “Kapan nikah?”  hk… yah santai saja.  Tapi kadang-kadang kepikiran juga.  Yah…begitulah jadi satu-satunya anak perempuan yang sudah berumur diatas 20 tahun dari semua sepu-sepupuku yang belum menikah yah karena sepupuku yang lain masih SD, jadi anak perempuan tertua.
Tadi pas dari acara nikahan keluargaku sekaligus tetanggaku ibu bilang.
Ibu:“Kalau saya nanti kasi nikah tidak usah pengantarnya terlalu rame kaya tadi.”
Bapa”Ah tidak apa-apa saya sih suka, tapi kapan yah?”
Ya Allah kenapa bahasnya itu terus yah.  Yah mungkin memang lagi waktunya yah.  Heheh santai kaya dipantai, slow kaya dipulau.

Kalu terlalu sering smsan, bbman, atau chating akhir-akhirnya aku berpikir apakah tadi pembicaraanku bermanfaat.  Semua yang kita lakukan akan dimintai pertanggungjawaban-Nya kelak.  Wanita mengeluarkan 20.000 kata/hari.  Jadi kalau itu tidak dikelurkan jadinya uring-uringan sendiri, iya kah?.  Tidak juga sih tapi memang kadang saya merasa sangat butuh didengarkan.  Mungkin begitulah hakikatnya wanita.  Akhir-akhir ini aku merasa kesepian, itulah ujian yang diberikan Allah.  Selesai S1 kembali ke kampung yang sangat sedikit manusianya. Hahaha berpisah dengan teman-teman kuliah, dengan aktifitas kampus, berpisah dengan keluarga di kosanku, dengan sahabat-sahabat SMA ku yang masih mengambil profesinya, teman-teman FLP, teman-teman liqo.  Aku sangat tidak suka suasana sepi, sangat tidak suka. 

“Kami akan mengujimu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya).  Dan, hanya kepada kamilah kamu dikembalikan.(Surah Al-Anbiya ayat 35)

Disaat kita dicoba dengan kesepian, Allah selalu memberikan nikma-nikmatnya yang lain.  Yang tidak pernah kita sadari.  Semoga kita selalu menjadi orang yang besyukur.
Kemarin acara launching RKI (Rumah keluarga Indonesi), bertemu dengan saudar-saudara baru, adik-adik SMA yang begitu semangat.  Dan salah seorang senior waktu SMA,
 
Allah selalu menyediakan kekuatan-kekuatan baru, dan semangat-semangat baru untuk bergerak.

“Berpikirlah dan berkaryalah sebelum datang penyesalan.  Jangan terpesona oleh gemerlap dunia.  Sebab sehat di dunia akan bisa sakit, wajah barunya akan layu, kesenangan akan sirna dan mudanya akan menua.”
(Fudhail bin Iyadh, dalam Mencari Mutiara di Dasar Hati;Muh.Nursani )


Friday, March 2, 2012

Hiks....Kenapa harus ada Rindu

Sahabat-sahabatku aku merindukanmu, Apakah kalian merindukanku? Heh…disini terlalu sepi untukku.  Tidak ada aktifitas yang membuatku sibuk.  Aku merindukan tersenyum dan tertawa bersama kalian. Aku ingin bertanya seklai lagi, apakah kalian merindukanku?   Sekarang aku bersahabat dengan adik dan kelinci kecil.  Tapi…banyak hal yang tidak bisa kuceritakan pada mereka, karena mereka tidak mengerti apa yang kubicarakan. Hehe..Hanya pada Allah aku bercerita ^_^.  Aku tidak punya inspirasi.  Setelah selesai kuliah aku betul-betul berada di dunia yang baru, setelah 7 tahun kembali ke kampung halaman membuatku tidak tau harus berbuat apa.  Kantor pagi-pagi, pulang ke rumah mengerjakan pekerjaan yang bisa dikerjakan, dan tidak tau mau kemana lagi.  Berjelajah dihutan mungkin sekali-kali mengasyikkan.  Sepertinya aku kehilangan sesuatu, tapi semoga itu bukan semangatku.  Walaupun aku sepertinya hampir kehilangan semangat itu. Eh…aku merindukanmu, kebersamaan kita.  Saling berbagi dan segalanya yang pernah kita lalui.  Ah sudahlah sepertinya ini tidak akan berubah, tenang saja aku baik-baik saja ^_^.
"Aku mulai bosan berbicara pada dinding kamar"SO7 

Monday, January 2, 2012

Karena Mimpi itu Akan Indah pada Waktunya



Sinjai, 2 Januari 2012
Mimpi itu indah untuk sebuah mimpi, mimpi itu indah jika iya berupa harapan yang menjadi kenyataan.  Semua tentang mimpi, keinginan harapan dan kenyataan.  Kegagalan adalah kesenjangan antara harapan dan kenyataan.  Kita semua punya mimpi dan cita-cita, yah seperti aku yang masih terus bermimpi entah kapan terbangun dengan bertemu kenyataan itu.  “units..kayanya mauka lanjut S2.” Sms dari sahabatku.  Seminggu yang lalu temanku sms “ yang intinya uni mau lanjut atau tidak.  Yah sepertinya tidak untuk sampai saat ini.  Tersenyum getir, yah memang menyedihkan saat rencana tidak  bisa berjalan dengan yang rencana yang ada.  “S2 tidak penting, kamu kan wanita, kerja saja dulu”. 
            Baiklah aku akan kerja, kerjapun ditentukan harus honor di puskesmas biar tidak jauh dari rumah.  Sebulan kemudian di suruh pindah ke Rumah sakit katanya rumah sakit lebih bagus. Tidak lulus karena tidak ikut tes wawancara. Katanya karena memang saya tidak niat.  Semua baik-baik saja sampai  pendaftaran S2 di Unhas dibuka bulan ini.  Harapan untuk bisa lanjut S2 tahun ini terancam gagal. Inilah jalan hidup semoga semua akan lebih baik.
Aku boleh lanjut S2 asal sudah kerja, aku boleh kerja di luar daerahku asal sudah punya pendamping yang menjaga.  Ibu terlalu takut sejak kejadian itu, tidak membiarkanku jauh-jauh dari rumah. aku bisa membujuk untuk dibiarka lanjut S2, tapi aku tidak ingin sampai memberatkan mereka.  Aku menyayangi mereka dengan berada didekat mereka membuatku bisa lebih berbakti sampai saat aku harus jauh dari mereka.  Allah selalu tau jalan yang terbaik untukku. Aku ikhlas untuk masuk kerja di RS bulan ini semoga diberikan jalan membahagiakan mereka.  Aku bukan anak kecil yang harus merengek meminta keinginanku terpenuhi.  Aku sudah 22 tahun, ibu bilang sudah 7 tahun aku meninggalkannya sejak SMA sampai kuliah di makssar biarkan aku berbakti sebentar.   Allah akan menunjukkan jalan selanjutnya,
”Hari ini aku menangis InsyAllah esok aku akan tersenyum bahagia.  Ridho Allah adalah ridho orang tua. Bukankah kita melakukan semuanya untuk Ridho-Nya, InsyAllah.
Wanita memang lemah, tapi wanita bisa lebih tegar dari karang.