Saturday, January 8, 2011

"KITA"


Aku lebih memilih diam sambil tersenyum tanpa arti ketika setiap orang membahas kita, kita dan kita.
Aku tau itu hanyalah lelucon tapi itu cukup mengangguku entah dalam bentuk apa.
Ketika aku tau aku dalam posisi yang mungkin saatnya orang bertanya kapan, kapan dan kapan.
MySpace
Hal yang selalu membuatku berfikir untuk menjawab.
Mencari alasan yang sebenarnya tidak dibutuhkan dan tidak perlu.
Karena sebenarnya mereka tahu apa jawabannya.
Akau wanita, terlalau lemah dan perasa. Jadi jangan salah jika aku merasakan hal yang tidak seharusnya, tapi aku tau apa yang harus kulakukan dan apa yang harus kurasakan.
Aku wanita tapi aku masih punya logika, masih bisa berfikir sehat dan berjalan sesuai kaidah yang ada.
Aku masih mampu menjaganya.
Mks, 08 Janusari 2011

Monday, November 1, 2010

Emot icon

MySpace
ahlan wa sahlan MySpace
BAHAGIA MySpace
Kartu kuning MySpace
MySpace

Thursday, October 28, 2010

Someone called papa


Dengan sepatu bot berlumpur, dia tersenyum padaku dan membelaiku. “mmm bau keringat, teriakku”. Dia begitu bahagia dengan keringat yang masih menetes dikepalanya. Dia tersenyum lagi, aku ikut tersenyum.
Dia masih seperti dulu penyayang, penyabar , tidak pernah mengeluh walau sedikit pelupa. Pria sederhana yang selalu menyayangiku sampai sekarang, itu menurutku karena dia tidak pernah bilang dia menyayangiku tapi, ketika dia mencium keningku aku tau dia menyayngiku. Walau kumisnya sedikit …hehehe.
Umurnya semakin bertamabah, kulitnya mulai keriput, kumisnya ada yang putih. Aku semakin besar seiring waktu, banyak kenangan yang semakin termakan waktu. Masih teringat saat duduk dipundaknya sambil berceloteh. Dia tetap tersenyum dengan beban cukup berat di pundaknya. Umurku saat itu sekitar 3 atau 4 tahun. Aku merindukan saat itu. Terlalu indah untuk dilupakan,
Dia yang selalu melindungiku, tidak rela seorangpun menyakiti, apalagi memukulku. Katanya”saya saja tidak pernah memukulnya apalagi orang lain.”
Dia yang tidak mau melihatku manyun,
Dia yang tau tingkahku saat menginginkan sesuatu.
Aku beruntung memiliki bapa sepertimu.
Ketika ada yang bertanya padaku. Pria seperti apa yang kamu suka? Aku spontan menjwab pria sabar seperti sabarnya bapaku.
Bapak’ku sayang.

Monday, July 26, 2010

Little hope

Bagaimana aku membedakan firasat,dorongan hati,atau keinginan yg pasti. Terlalu lancang menyimpulkan saat aku belum siap dengan kenyataan terberat. Bukan mengumpulkan keberanian untuk bernafas d hadapanmu tapi mencoba bicara dalam diam.
Api bisa padam bersama angin yang berhembus. Saat jiwa kosong terdiam tanpa jelas. Terlalu bodoh untuk tersenyum atau berfikir tentang akan datang. Tapi ini nyata, itu akan datang sampai tiba saatnya. Aku tau apa yang kuinginkan. Tapi jangan bertanya untuk apa aku datang .
Karena aku sendiri tidak tau jawabannya.