Thursday, April 4, 2013

Pilihan

Terkadang kita begitu merasa sendiri,  bukan benar-benar sendiri.  Tapi hanya seoleh-olah sendiri.  Selalu ada pilihan yang membuat kita berpikir mana yang terbaik.  Memutuskan untuk pergi atau tetap disini.  Memutuskan untuk iya atau tidak.  Rasa takut yang kadang datang. Memilih pekerjaan, lanjut S2 sekarang atau nanti saja, kerja dulu atau kuliah lagi.  Memilih seseorang untuk menjadi pendamping hidup.  Aku bersyukur, punya Allah yang tempatku berbagi dan memohon petunjuk. 

Sunday, March 31, 2013

Ada Yang bocor dan kosong

Sekedar ingin menyapa halamn blog yang sudah lama tidak terisi,karena kesibukankah, atau inspirasi yang menghilang.  mungkin karena susi si laptopku yang menghilang karena dia bukan reskiku lagi.  seperti kehilangan teman,tapi itu cuman sesaat.  semua ada waktunya jangankan barang orang yang kita cintai pun akan pergi ketika Allah menghendaki.  Makassar hari ini betul betul sangat panas. Kipas angin yang berputar bukan meniupkan udara sejuk malah meniupkan hawa panas luar biasa.  Bukan mengeluh hanya ingin bercerita saja.

Sudah seminggu di makassar dalam rangka menghadiri pernikahan senior FKM di Barru hari minggu kemari, semalam pulang dari gowa dengan mobil baru dibeli kakaku (mobil bukan baru lagi).  Lima menit meninggalkan daerah pao-pao menuju ke hertasning, Hujan mengguyur deras, seharusnya tidak ada masalah.  Namun, yang terjadi adalah kaca mobil bagian belakang tempatku duduk tidak mau naik jadilah kebasahan.  tiba-tiba air menetes dari celah kaca depan, :) kakaku bukan lagi basah tapi basah kuyus seperti habis nyemplung di kolam. HIHI Sedikit menyeramkan,tapi lucu pengalaman pertama dalam mobil tapi kehujanan.  Alhamdulillah sampai dengan selamat di jalan sahabat.
Kemarin malam,seperti ada yang hilang.  Sesuatu yang tiba-tiba saja hadir tiba-tiba. Seperti ada yang kosong.
    

Sunday, December 9, 2012

Senyum.... Simpel

Ini bukan sebuah mimpi, ini nyata kita bersyukur masih bisa tersenyum, bernafas, tertawa, memilih yang kita inginkan dan menjauhi apa yang tidak kita inginkan. aku mulai merasa tidak nyaman dengan kata "kita".  karena ini adalah saya bukan kamu atau siapa-siapa, tapi kita selalu terbiasa dengan kita, jadi biarkan saja begitu. 
Aku merasa tidak seramah dulu, mungkin banyak hal yang kualami hingga jumlah senyumku jika dihitung per hari lebih sedikit dari dulu.  lugu? apa itu yang membuatku tidak tau menempatkan senyum pada tempatnya, Tersenyum itu jangan asal tersenyum sana sini.  Entahlah, setidaknya aku masih bisa tersenyum. 
Tersenyum karena kau ingin, tersenyum karena kau bahagia, tersenyum karena kau ingin dilihat, tersenyum karena kau ingin mengakrapkan diri, tersenyum karena senyum itu ibadah.  Tersenyum banyak sebabnya.
Mungkin tidak ada senyuman yang membuat orang lain sengsara.  tapi mungkin ada senyuman orang lain yang membuatmu cemburu.
Kita dihadapkan pada komunitas yang berbeda-beda, berada di sebuah tempat kerja yang orangnya ramah-ramah atau tempat kerja yang selalu membiarkan senyummu terpantul oleh dinding.  Aku tidak ingin seperti mereka yang membiarkan sedekah itu tidak diperdulikan.  Namun kadang refleksku terlalu cepat dan tidak sempat merespon hanya menatap dan pergi, tapi ini hanya beberapa kali dan itu bukan hal yang kusengaja. 
Aku pernah menulis di twitter yang seperti ini kira-kira bunyinya "Kalau kau tersenyum padakau maka aku akan menilaimu sebagai orang baik."
Kenapa? karena saat itu, saya pulang dari suatu tempat dan naik angkot.  Dalam perjalan ada seorang perempuan mungkin seumuran denganku naik ke angkot yang kutumpangi, dia dengan sumringanya tersenyum padaku, senyum yang sangat ikhlas menurutku.  Mungkin jika ketika itu saya sedih, aku akan melupakan kesedihaku.  Maha besar Allah yang terlah menganugrahkan senyuman pada manusia.
Aku akan lebih banyak tersenyum.....
Walaupun kita tak sebaik yang orang sangkah saat melihat kita, tapi setidaknya ketika kita tersenyum orang itu akan menilai kita tidak sombong dan baik hati.  Dan semoga prasangka baik orang lain pada kita membuat kita lebih baik.
Karena tersenyum akan menularkan energi positif.
Kita bahagia, semoga orang lain disekitar kita juga bahagia.

Monday, July 30, 2012

Karakter saya


Bismillahirrahmanirrahim,
Karena kemarin ada urusan yang harus membuatku menuliskan sifat positif dan negatif.  Saya jadi berpikir dan kembali mengingat g mana sih karakterku sebenarnya.


Saya pikir saya tipe sanguinis melankolis.


Karena saya adalah orang yang :

  • ·         Selalu ingin disukai orang lain (sanguinis)
  • ·         Selalu berusaha bersemangat (sanguinis)
  • ·         Gampang tertawa dan gampang menangis, sampai orang berpikir aku terlalu bahagia.  Aku memang tipe orang yang selalu terlihat damai. J  Orang yang tiba-tiba tertawa girang dan tiba-tiba menangis. Sampai bapa bilang saya bagus jadi pemain film karena ekspresinya gampang berubah-ubah. (sanguinis)
  • ·         Aku adalah tipe orang yang gampang melupakan kesedihan walau sebenarnya masih kepikiran sih. (sanguinis)
  • ·         Tapi saya bukan tipe yang berantakan dan tidak teratur, makanya saya termasuk melankolis (sanguinis)
  • ·         Saya merasa memiliki sisi yang kekanak-kanakan tapi tulus. We…(sanguinis)
  • ·         Gampang kasihan dan tidak pendendam (plegmatis)
  • ·         Saya cenderung sangat teratur baik dalam hal jadwal dan susunan baju.  Semua agenda yang saya rencanakan saya susun dengan baik dalam sebuah buku, mencatat hal-hal yang telah kulakukan, mencatat apa-apa saja yang telah kucapai (melankoli)
  • ·         Baik itu jangka panjang atau jangka pendek, jadi aku bukan orang yang berpikiran pendek (melankoli)
  • ·         Saya selalu mencatat semua pengeluaran dalam buku kas ataupun laptop, membuat rencana belanja perbulan dan semua yang berhubungan dengan pengeluaran dan pemasukan. Apalagi setelah kerja, harus lebih banyak memikirkan apa yang bisa diberikan pada orang tua, walaupun pas-pasan. J (melankoli)
  • ·         Untuk hal pakaian saya sangat teratur, isi lemariku tersusun dengan rapi.  Kalau ada orang yang sudah menyentuhnya saya akan tahu walaupun hanya berubah sedikit.  Tapi aku tidak terlalu suka menyetrika pakaian, secara lipatannya sudah rapi jadi tidak perlu disetrika lagi *ngeles (melankoli)
  • ·         Pendengar yang baik dan sulit mengungkapkan perasaan (melankoli)
  • ·         Suka mengkritik tapi tidak suka dikritik (melankoli)
  • ·         Tapi aku juga orang yang cinta damai. Hahah …saking cintai damainya saya tidak tega bilang tidak.  Kalu bilang tidak jadi kepikiran terus, takut membuat orang lain sakit hati.  Aku juga tipe orang yang lebih baik mengalah daripada menyakiti dan membuat orang lain terluka. ; ) . Sangat memperhatikan orang lain (plegmatis)
  • ·         Punya muka melas..hahaha
  • ·         Aku juga tipe orang yang tidak suka disuruh, jadi sepertinya saya tidak cocok dengan orang koleris.  Tapi g mana kalu jodohku orang koleris. hmmm

Jadi dari kebiasaankua aku lebih cenderung ke Sanguinis melankoli. Plegmatis juga iya. Hahaha …pusing sendiri.

Tapi malas pisahkan yang mana negatif dan yang positif. J